Mau tahu gak caranya biar petani kita bisa hidup lebih layak, anak-anaknya bisa bersekolah disekolah yang bermutu dan gratis, dan masyarakat setempat tidak perlu lagi mencari kerja ke kota.
Caranya gampang, yang penting ada kemauan dari pemerintah setempat, mulai dari level Lurah/Kepala Desa sampai Gubernurnya.
Secara kasar penjelasannya yaitu dengan mengolah sekam yang hasil dari penggilingan padi. dan itu dapat menghasilkan pembangkit listrik tenaga Sekam. Selain itu juga dapat menghasilkan value added waste material (Abu Sekam) berupa non-crystalline silica (combustion technology) atau oil sorbents (pyrolysis technology). Mau tahu gak dari Pyrolysis Technology dapat menghasilkan "oil sorbent" yang harga Internationalnya, yaitu antara USD 2,500,-/ton s/d USD 4,500,-/ton (non-crystalline silica antara USD 250,-/ton s/d USD 500,-/ton).
Kalau mau lagi dari hasil penjulan oil sorben tersebut dapat dibangun rice processing complex guna mendapatkan "Dedak" berkualitas baik untuk kemudian di "extracted" menjadi Minyak Tersehat Se-Dunia atau rice bran oil, yang dewasa ini sudah mencapai antara USD 35,000,-/ton s/d USD 65,000,-/ton.
Masya Allah, luar biasa sekali kan ? bayangin aja kalau selama ini dedaknyanya dijual untuk pakan ternak.
Sebagai gambaran aja nih, mudah-mudahan banyak yang baca, dan banyak yang berminat...hasil olahan Dedak 20 Ton/hari, itu dapat menghasilkan US $ 455.000, kalu 1 tahun 300 hari aja, hasilnya US$ 136.500.000,- coba hitung kalau di rupiah kan. Berapa Hayo..Rp.1.296.750.000.000,- Bagaimana tidak kaya petani kita, juga orang-orang yang ada di desa semuanya.
Masya Allah, Faa Biayya Irob Bikuma Tukadziban.
Bangsaku Pasti Maju, Insya Allah
0 komentar:
Poskan Komentar